Sabtu, 19 November 2011

Alasan,Harapan dan Peluang Kerja Perikanan

Banyak orang menganggap sebelah mata tentang dunia perikanan, karena dunia perikanan dianggap tidak penting. Seharusnya kita sama-sama peduli akan dunia perikanan, untuk memajukan Indonesia di mata dunia pada sektor perikanannya. Perikanan di Indonesia sangat bagus jika kita bisa memanfaatkan dan menjaganya dengan baik.

Alasan saya sendiri masuk jurusan perikanan adalah karena saya tertarik akan dunia perikanan, saya peduli akan kondisi perikanan saat ini, yang semakin hari semakin memburuk bukan malah membaik.Sedikitnya generasi muda yang kurang peduli membuat saya ingin menjadi pelopor semangat generasi muda selanjutnya agar dapat meningkatkan kodisi perikanan di Indonesia. Dengan memajukan teknologi pengolahannya, memanagemen sumberdaya perikanan, dan dapat memanfaatkan sumberdaya perikanan yang ada di Indonesia, karena kita tahu sumberdaya perikanan di Indonesia sangat besar karena Indonesia termasuk negara kepulauan. Selain untuk mencegah terus-menerusnya over fishing kita bisa memanfaatkan lahan yang ada untuk kegiatan budidaya.
harapan saya adalah perikanan di Indonesia dapat lebih maju, dan para pelaku perikanan bisa memanfaatkan dengan baik perikanan di Indonesia tanpa harus melakukan eksploitasi besar-besaran sehingga terjadi over fishing.
Begitu banyaknya peluang kerja di perikanan juga merupakan salah satu alasan saya masuk dunia perikanan, banyak sekali perusahaan-perusahaan perikanan di Indonesia yang membutuhkan jasa kita, ada juga dinas perikanan yang bisa kita masuki. Kita juga bisa membuat usaha sendiri dengan melakukan kegiatan budidaya.

Kondisi Dunia Perikanan Indonesia Saat Ini

Indonesia merupakan negara kepulauan terbesar di dunia, Indonesia memiliki lebih kurang 17.000 buah pulau dengan luas daratan 1.922.570 km2 dan luas perairan 3.257.483 km2 . 

Berdasarkan posisi geografisnya, negara Indonesia memiliki batas-batas sebagai berikut :
- Utara : Negara Malaysia, Singapura, Filipina, Laut Cina Selatan.
- Selatan : Negara Australia, Samudera Hindia.
- Barat : Samudera Hindia.
- Timur : Negara Papua Nugini, Timor Leste, Samudera Pasifik.

Letak geografisnya, kepulauan Indonesia di antara Benua Asia dan Benua Australia, serta di antara Samudera Hindia dan Samudera Pasifik. Dengan demikian, wilayah Indonesia berada pada posisi silang, yang mempunyai arti penting dalam kaitannya dengan iklim dan perekonomian. Sedangkan letak astronomis Indonesia terletak di antara 6oLU – 11oLS dan 95oBT – 141oBT.


Dari letak astronomis dan geografis Indonesia memiliki pengaruh besar pada bidang perekonomian dan perikanan. ini bisa kita lihat dari tingginya keanekaragaman biota laut di Indonesia. tetapi saat ini sudah sangat berbeda dengan dahulu.


Beberapa perairan di Indonesia Sudah mengalami Over Fishing. Zainal Arifin dari pusat penelitian Oseanografi LIPI mengatakan beberapa wilayah yang mengalami over fishingatau penangkapan berlebihan. 

"Di laut Jawa, Selat Malaka dan Selat Karimata. Tahun ini ada kemungkinan Laut Arafura juga mengalami kelangkaan karena over fishing," ucapnya saat dihubungi Media Indonesia, Senin (10/5). 

Sayang, dirinya tak bisa menyebutkan jenis-jenis ikan apa saja yang sudah langka di daerah tersebut. Kian padatnya jalur penangkapan ikan di area-area yang disebutkan Zainal menjadi penyebab utama kelangkaan ikan di wilayah tersebut. 

"Walaupun perubahan seperti hutan mangrove yang beralih fungsi menjadi tambak dan polusi yang banyak disebutkan industri-industri di utara Jawa juga berpengaruh," imbuh Zainal. 

Perubahan iklim, lanjutnya, juga akan mengambil peranan penting seputar kelangkaan ikan di perairan Indonesia. "Lima hingga 10 tahun mendatang, perubahan iklim berpotensi memperburuk kondisi sumber daya ikan di laut Indonesia," tandasnya. 

Sebelah selatan Pulau Jawa menjadi area yang dinilai Zainal masih memiliki sumber daya ikan dalam jumlah aman. Dalam kacamata Zainal, hal ini disebabkan lantaran peralatan yang digunakan para nelayan di wilayah itu masih relatif sederhana. 

"Di sebelah selatan para nelayan tidak bisa melaut terlalu jauh karena keterbatasan alat," kata Zainal. (BBC/*/OL-7)

Sumber : Media Indonesia